RSS

metode penelitian

II. METODE PENELITIAN DAN DISAIN PENELITIAN

 

METODE PENELITIAN

Dari segi etimologinya, metode berarti jalan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Jadi dapat dikatakan bahwa metode mempunyai peranan yang amat penting dan menentukan dalam kegiatan penelitian.  Sehinnga yang dimaksud dengan metode penelitian adalah jalan atau  cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan penelitian. Pentingnya peranan metode metode tersebut dapat dilihat dalam penjelasan berikut:

  • Salah satu tujuan dari kegiatan penelitian adalah untuk memperoleh suatu pengetahuan baru. Mutu(kualitas) dari pengetahuan yang di[peroleh itu tergantung pada bagaimana cara dan metode itu dipergunakan
  • Tujuan akhir dilakukannya kegiatan penelitian adalah untuk memperoleh suatu kebenaran. Bagaimana taraf kebenaran yang diperoleh itu tergantung kepada bagaimana cara atau metode yang dipergunakannya itu.

Syarat – syarat metode penelitian

Metode penelitian sebagai suatu metode ilmiah setidaknya harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Mampu menghasilkan data yang objektif.

Suatu data dikatakan objektif apabila data tersebut menunjukkan sesuatu apa adanya, tidak dicampuri oleh unsur – unsur pribadi penelitian.

  1. Mampu menghasilkan data/fakta yang valid.

Suatu data/fakta dikatakan valid, apabila data/fakta itu memiliki kesesuaian atau keserasian yang tinggi dengan kenyataan yang telah ada.

  1. Mampu menghasilkan data/fakta yang reliabel.

Suatu data/fakta dikatakan reliabel, apabila data/fakta tersebut memiliki ketetapan (consistency) yang tidak berubah pada setiap waktu.

Istilah lain yang hampir sama dengan istilah metode penelitian adalah metodologi penelitian (methodology of research).

DISAIN PENELITIAN

Disain penelitian merupakan rencana tentang cara mengumpulkan dan menganalisis data agar dapat dilaksanakan secara ekonomis dan serasi/sesuai dengan tujuan penelitian.

  1. Disain memberi pegangan yang lebih jelas kepada peneliti dalam melakukan penelitiannya.
  2. Disain penelitian juga menentukan batas – batas penelitian .
  3. Disain penelitian disamping memberi gambaran yang.

Beberapa bentuk disain penelitian

  1. a.      Disain Survey

Suatu penelitian survey bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang orang yang jumlahnya besar. Survey dapat digunakan dalam penelitian yang bersifat eksploratif, descriktif maupun eksperimental. Mutu dari suatu survey, antara lain tergantung pada : Banyak orang yang dijadikan sampel, Taraf hingga mana sampel itu representatif , artinya mewakil kelompok yang diselidiki dan Tingkat kepercayaan informasi yang diperoleh dari sampel itu. Jadi soal teknik sampling, yakni memilih sejumlah terbatas dari kelompok yang diselidiki itu sangat penting dalam survey.

v  Kebaikan disain survey antara lain :

–          Dalam survey biasanya dilibatkan sejumlah besar.

–          Dalam survey dapat digunakan berbagai teknik pengumpulan data.

v  Kelemahan disain survey antara lain :

–          Survey biasanya meneliti pendapat atau perasaan populasi .

–          Tidak ada jaminan bahwa angket akan dijawab oleh seluruh anggota sampel.

  1. b.      Disain Case Study

Case study adalah bentuk penelitian yang mendalam tentang suatu aspek lingkungan sosial. Case study juga dapat mengenai perkembangan sesuatu.

v  Keuntungan Case Study antara lain :

–          Dengan case study dapat diselidiki setiap aspek kehidupan sosial, kecuali bila ada rintagan yang tak dapat diatasi  .

–          Case Study dapat digunakan untuk meneliti setiap aspek spesifik dari suatu topik atau keadaan social secara mendalam .

v  Kekurangan Case Study antara lain :

Oleh karena case study mempelajari aspek – aspek yang spesifik, maka kemungkinan untuk mencapai generalisasi yang mantap sangat terbatas. Jadi generalisasi yang ditest dalam percobaan (eksperimen) adalah apakah yang diakibatkan oleh variable-variabel eksperimen itu.

Cara menentukan kelompok eksperimen dan kontrol

Kesulitan yang dihadapi dalam membuat disain eksperimen adalah menyusun kelompok control yang sama. Untuk maksud ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan :

  1. Kelompok  yang sejodoh: Peneliti membentuk kelompok kontrol yang anggotanya mempunyai jodohnya dalam kelompok eksperimen.
  2. Kelompok yang bersamaan: Cara ini tidak mengutamakan ciri-ciri anggotanya secara individual melainkan kesamaan distribusi ciri-ciri dalam keseluruhan kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol.
  3. c.       Kelompok sama: Dapat pula kelompok yang sama digunakan sebagai kelompok eksperimen .
  4. d.      Kelompok atas pilihan acak: Kelompok dapat pula dibentuk berdasarkan atas pilihan kawan atau random dari sampel yang ada.

Beberapa jenis disain eksperimen :

  1. Disain eksperimen berdasarkan perbedaan

Misalnya kita dapat membentuk dua kelompok yang sama menurut prosedur penjodohan. Kelemahan dalam disain eksperimen seperti ini antara lain:

–          Sulitnya membentuk dua kelompok yang sama dan kemungkinan perbedaan oleh faktor-faktor.

  1. Tidak adanya pembuktian yang jelas bahwa perbedaan ciri .
  2. Disain Post-eksperimen
  3. Disain pra dan post-eksperimen.

POPULASI  suatu penelitian adalah keseluruhan subyek yang harus kita selidiki dalam melaksanakan suatu penelitian.

SAMPELmerupakan sebagaian dari seluruh anggota populasi tersebut yang langsung diteliti. Beberapa istilah yang sering kita jumpai dalam penelitian antara lain :

–          Subyek penelitian adalah keseluruhan individu yang akan diselidiki

–          Tempat penelitian menyatakan lokasi/daerah/wilayah.

Macam –macam teknik sampling

  1. Probability Sampling

Probability sampling adalah suatu teknik pengambilan sampel. Termasuk dalam teknik sampling ini adalah :

  1. Simple randomsampling atau sampling acakan sederhana.
  2. Area atau cluster sampling atau sampling menurut daerah atau kelompok

Teknik sampling mana yang akan dipilih oleh peneliti tergantung pada masalah yang dihadapi dan tujuan penelitian yang ingin dicapai.

  1. 1.      Sampling Acakan: Sampling acakan adalah suatu cara untuk mengambil anggota sampel tanpa pilih – pilih.teknik random sampling yang sering digunakan adalah : dengan teknik undian, dengan teknik ordinal dan dengan memakai tabel bilangan random
  2. 2.      Proportional Stratified Random Sampling: Teknik sampling ini merupakan salah satu teknik sampling lengkap, oleh karena sesungguhnya terdiri dari: Proporsional Sampling, Stratified Sampling dan Random Sampling
  3. 3.      Disproportional stratified random sampling : Teknik ini merupakanlawan dari teknik proporsional stratified random sampling memperhatikan besar – kecilnya perimbangan yang terdapat pada strata dalam populasi.
  4. Area atau cluster sampling

Area sampling dan cluster samplingsesungguhnya tidak dapat dikatakan identik., maka teknik pengambilan sampel ini disebut Cluster random sampling.

  1. Sampling kuota : metode atau cara memilih sampel yang mempunyai ciri – ciri tertentu .
  2. Sampel aksidental: merupakan sampel yang diambil dari siapa saja yang kebetulan ada dijumpai .
  3. Purposive Sampling: dilakukan dengan mengambil orang-orang yang terpilih betul oleh peneliti.
  4. Saturation sampling(sampling jenuh): sampling dikatakan jenuh(tuntas) apabila seluruh populai dijadikan sampel.
  5. Snowball sampling: dalam pelaksanaannya peneliti memulai dari kelompok kecil.

Pertimbangan-pertimbangan dalam memilih metode sampling

  1. Tujuan penelitian: jika ingin melakukan generalisasi terhadap hasil penelitian( harus memakai random-sampling)
  2. Pengetahuan peneliti tentang populasi: pada tahap permulaan kita perlu mengadakan studi eksploratif
  3. Kesediaan untuk menjadi anggota sampel: banyak alasan yang menyebabkan seseorang enggan menjadi sampel dalam suatu penelitian  misalnya oerasaan yang tidak ingin diganggu, rasa malu,dll
  4. Jumlah biaya yang tersedia
  5. Besar populasi
  6. Fasilitas pendukung yang tersedia

Beberapa jenis metode pengumpulan data

Observasi: suatu cara untuk memperoleh data dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis dan langsung syarat observasi :

  1. Kegiatan observasi harus mengabdi kepada tujuan penelitian yang telah dirumuskan.
  2. Hasil observasi harus dapat dikontrol validitas dan rebilitasnya sebagai data ilmiah

Jenis-jenis observasi

  1. Rencana kerja petugas observasi, yang terdiri atas :

a. observasi berstruktur : setiap kegiatan petugas observasi telah ditetapkan secara tegas .

b. observasi tidak berstruktur(observasi bebas) adalah segala kegiatan observer tidak dibatasi

  1. Kedudukan petugas observasi, dibedakan atas:

a)Observasi partisipasi: apabila observer ikut ambil bagian dalam situasi yang diselidiki

b)Observasi non partisipasi: apabila observaasi berada diluar situasi yang diselidiki c)Observasi kwasi partisipasi: dimana observer ambil bagian hanya pada situasi tertentu saja.

Kelemahan observasi adalah sukar diterapkan pada situasi yang kompleks dan observasi dapat berbuat tidak wajar atau berpura-pura

Wawancara: suatu cara untuk memperoleh data dengan jalan melakukan tanya jawab yang sistematis. Beberapa syarat interview sebagai metode ilmiah adalah

  1. Kegiatan interview harus harus mengabdi kepada tujuan penelitian yang telah dirumuskan
  2. Harus memepergunakan rencana yang sistematis

Jenis-jenis interview

  1. Interview terpusat adalah apabila Tanya jawab dipusatkan pada suatu pokok persoalan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian
  2. Interview tidak terpusat adalah apabila Tanya jawab yang dilakukan itu sekitar pokok persoalan

2.  Jumlah subyek yang diwawancarai, terdiri atas :

  1. Interview tunggal personal interview     b.Interview kelompok (group interview)
  2. Sumber informasi terdiri atas :
    1. Interview langsung (dirrected interview), adalah apabila informasi yang diperlukan itu diperoleh langsung dari subyek penelitian.
    2. Interview tak langsung (indirrected interview), adalah apabila informasi yang kita perlukan itu diperoleh melalui orang lain atau orang kedua.

Langkah-langkah dalam persiapan interview :

  • Menentukan materi interview, menentukan jenis interview, menentukan teknik pencatatan, menetapkan subyek penelitian, dan menentukan waktu dan tempat wawancara

Beberapa kelemahan dari interview adalah :

  • Validitas dan ketelitian hasil interviewnya tergantung dari kemampuan mengingat, melancaran jalannya wawancara sangat tergantung dari kelancaran dan kemampuan berbahasa lisan, banyak memerlukan waktu, tenaga dan biaya, kondisi dari subyek yang diwawancarai saat wawancara berlangsung sangat berpengaruh, dan proses wawancara telah dipengaruhi oleh keadan sekitar dari subyek.

3.  Korespondensi: suatu cara untuk memperoleh data yang dilakukan dengan cara mengirimkan suatu surat kepada subyek penelitian. Jenis surat yang dikirimkan terdiri atas :

  • Penjelasan singkat tentang maksud dan tujuan pengiriman, pengharapan-pengharapan dari penelitian/pengirim

Jenis-jenis korespondensi antara lain :

  1. Surat pribadi (personal letter)
  2. Kuisioner(angket) adalah suatu cara memperoleh data dengan jalan mengirimkan daftar pertanyaan kepada subyek penelitian.

Jenis-jenis kuisioner :

  1. Kuisioner ragam isian (supley type)

Subyek penelitian akan menyajikan dan menguraikan sendiri jawaban sesuai dengan bentuk pertanyaannya. Kuisioner ragam isian dapat dibedakan atas Kuisioner bentuk tertutup dan kuisioner bentuk terbuka

  1. Kuisioner ragam pilihan (selection type)

Responden hanya memilih salah satu jawaban dari sejumlah alternatif jawaban yang disediakan. Kuisioner ragam pilihan dibedakan atas :

1)      Bentuk pilihan rangkap dua

2)      Bentuk pilihan rangkap ganda (multiple choise)

Teknik penggunaan kuisioner antara lain :

  1. Membuat surat pengantar
  • Isinya memuat penjelasan singkat tentang tujuan dan harapan peneliti, isinya dibuat simpatik dan merangsang subyek untuk menjawab, dan menentukan jawaban tersebut dapat dikirim kembali kepada peneliti, dll.
  1. Menyusun materi kuisioner
  • Tetapkan skup pertanyaan yang akan dibuat, materi kuisioner hendaknya sesuai dengan tujuan penelitian, dan materi kuisioner dan daftar pertanyaan hendaknya disusun sistematis, dll.
  1. Menentukan jenis kuisioner

Pemilahan jenis kuisioner ditentukan oleh faktor obyek dan tujuan peneliti. Jika kuisioner telah ditentukan maka langkah selanjutnya adalah dengan memperhatikan hal berikut ini :

  • Rumusan pertanyaan singkat dan jelas,memungkinkan subyek untuk memberikan jawaban, jangan memancing emosi subyek.
  1. Menentukan subyek penelitian (responden)
  2. Menyelidiki fasilitas-fasilitas bagi subyek penelitian

Beberapa kelemahan kuisioner adalah :

  1. Ragam isian :
    1. Ada kecenderungan dari subyek untuk memberikan jawaban yang tidak lengkap atau ala kadarnya.
    2. Dapat terjadi subyek tidak mencantumkan hal-hal yang sebenarnyapenting bagi peneliti.
    3. Jawaban yang diberikan dapat beraneka ragam, terlebih jika sampel cukup besar.
  2. Ragam pilihan
    1. Banyak kesukaran yang dihadapi saat menyusun pertanyaan.
    2. Pada umumnya jumlah pertanyaan terlalu besar.
    3. Argumentasi dari subyek peneliti tidak dapat diperoleh oleh peneliti.
      1.  Testa

Testa berasal dari bahasa latin testum, artinya alat untuk mengukur tanah, sedangkan testa adalah bentuk jamak dari testum.

Fungsi testa adalah :

  • Sebagai alat istrument untuk mengumpulkan data yang mempunyai fungsi berbeda dengan kuisioner, meskipun bentuknya sama.
  • Untuk mengukur kemampuan dan sifat-sifat (ability and traits) dari seseorang atau sekelompok orang.

Fungsi kuisioner adalah :

  • Untuk menentukan pendapat umum atau sikap umum atau keinginan umum atau suatu pendapat masyarakat mengenai suatu hal.

Syarat-syarat test sebagai suatu metode ilmiah :Test harus memiliki validitas yang baik, harus memiliki reliabilitas yang baik atau tinggi, harus memiliki obyektifitas yang mantap, harus memiliki daya beda yang baik dan harus distandarisasikan

Testa harus konprehensif apabila testa tersebut mampu mengungkapkan keseluruhan pengetahuan yang hendak diukur atau dicari.

Jenis-jenis testa adalah :

  1. Berdasarkan jumlah peserta yang mengikutinya :Testa individual dan Testa kelompok.
  2. Berdasarkan bentuk jawaban yang diminati/diinginkan :
  • Testa verbal (bahasa lisan maupun tulisan).
  • Testa non verbal, misalnya bentuk tingkah laku, dsb.
  1. Berdasarkan tujuan penyelenggaraannya :

–          Testa kecepatan, apabila yang dinali kecepatan dalam menjawab.

–          Testa kemampuan, apabila yang dinilai adalah kualitas dan kuantitas jawaban.

  1. Berdasarkan fungsinya :

a.Test intelegensi (general intelegency test)    c. Test sekolah (scholastics test)

b.Test bakat (aptitude test)                              d. Test kepribadian (personality test)

  1. 5.        Pencatatan dokumen

Pencatatan dokumen (recording document) adalah suatu cara untuk memperoleh data yang dilakukan dengan mengumpulkan segala macam dokumen dengan mengadakan pencatatan secara sistematis. Yang dimaksud dengan dokumen adalah : Tulisan-tulisan( prasasti, lontar-lontar, dsb), Karangan-karangan (buku-buku, ensiklopedia, kamus, dsb), Lembaran negara, Buletin dan sebagainya.

Pengambilan dokumen sebagai sumber data harus dilakukan dengan tata cara sbb:

Mengadakan evaluasi, Meninjau batas waktu penerbitannya, Meninjau validitas sumbernya, serta meninjau pribadi penulisnya.

Jenis – jenis testa dapat ditentukan berdasarkan pada :

a)      Jumlah peserta (testee) yang mengkutinya

b)      Bentuk jawaban yang diminta/diinginkan

c)      Tujuan penyelenggaraannya

d)     Fungsinya

5. Pencatatan dokumen

Pencatatan dokumen (recording document) adalah suatu cara untuk memperoleh data yang dilakukan dengan jalan mengumpulkan segala macam data serta mengadakan pencatatan secara sistematis.

Pengambilan dokumen sebagai sumber data harus dilakukan dengan tata cara sebagai berikut : mengadakan evaluasi, meninjau batas waktu penerbitannya, meninjau validitas sumbernya, meninjau pribadi penulisnya

V. PENGOLAHAN DATA DAN INTERPRESTASI

  1. Pengolahan Data, ada dua macam:

1)      Pengolahan tahap deskriptif: Pengolahan data sampai degan tahap deskriptif ini kita lakukan terutama apabila kita melakukan penelitian longitudinal atau krosseksional.

2)      Pengolahan tahap inferensial : Hal ini kita lakukan terutama apabila kita melakukan penelitian sampling.

Jenis – jenis metode pengolahan data

Pada garis besarnya metode pengolahan data dibedakan atas 3 jenis, yaitu :

  1. 1.      Metode Deskriptif: Metode deskriptif adalah suatu cara pengolahan data yang dilakukan dengan jalan menyusun data tersebut secara sistematis sehingga didapat suatu kesimpulan umum. Menyusun secara sistematis mempergunakan aturan – aturan tertentu, yakni teknik :

a)      Induksi

b)      Argumentasi

c)      Spekulasi

  1. 2.      Metode Komparatif: suatu cara pengolahan data yang dilakukan dengan jalan mengadakan bandingan secara sistematis dan terus menerus sehingga diperoleh kesimpulan umum.
  2. 3.      Metode Analisis: Metode analisis adalah suatu cara pengolahan data yang dilakukan dengan jalan mempergunakan suatu teknik analisis tertentu sehingga diperoleh suatu tesa. Metode analisis dibedakan atas 2 macam, yaitu :
  3. Analisis Statistikadalah suatu analisis data dengan mempergunakan rumus – rumus matematika, dimana rumus – rumus tersebut telah tersedia pada buku – buku statistik. Statistik sebagai suatu ilmu pengetahuan dibedakan menjadi dua golongan, yaitu :
    1. Statistik Deskriptif adalah statistik yang mempunyai tugas mengorganisasi dan mengolah data angka, agar dapat memberikan gambaran secara teratur, jelas dan ringkas, mengenai suatu gejala, peristiwa atau keadaan, sehingga dapat ditarik pengertian atau makna tertentu.
    2. Statistik Inferensial adalah statistik yang menyediakan aturan atau cara yang dapat dipergunakan sebagai alat dalam rangka mencoba menarik kesimpulan yang bersifat umum.

Ciri Khas Statistik

Pada dasarnya statistik sebagai ilmu pengetahuan memiliki tiga ciri khas, yaitu :

  1. Statistik selalu bekerja dengan angka atau bilangan
  2. Statistik bersifat objektif : Statistik selalu bekerja menurut objek, atau bekerja menurut apa adanya
  3. Statistik bersifat Universal : Ruang gerak atau ruang lingkup dan bidang garapan statistik tidaklah sempit.

Fungsi statistik

i.            Generalisasi sifat – sifat dan kemampuan

–          Tendensi sentral (central tendency), dan Standar deviasi (Standard deviation)

ii.            Generalisasi hubungan

–          Korelasi Product Moment, dari Karl Person, korelasi Rank Order,korelasi Kontingensi

iii.            Generalisasi perbedaan

–          T – test , Chi – Square, dan analisa varian

Rumus – rumus statistik seperti disebutkan diatas hanyalah bisa diprgunakan apabila data yang akan diolah itu berdistrusi normal. Misal :

  • Korelasi Product Moment hanya dapat dipakai, apabila kedua data yang diolahbersekalainterval. Data interval adalah data yang sedang diseidiki. Misalnya : Data tentang berat badan seluruh mahasiswa UNMAS Denpasar.
  • Korelasi Rank Order hanya dapat dipakai, apabila data yang diolah bersifat ordinal. Data ordinal adalah data statistik yang cara menyusun angkanya didasarkan atas urutan kedudukan (ranking).
  • Korelasi kontingensi hanya dapat dipakai, apabila data yang diolah itu merupakan data niminal. Data nominal adalah data statstik .
  1. Analisis Non – Statistik dibagi dua yaitu analisis filosofis dan analisis proses
  2. INTERPRESTASI HASIL ANALISIS DATA

Terhadap hasil data yang diperoleh dari analisis data perlu diadakan interprestasi sesuai dengan teknik analisis statistik yang dipergunakan, sehingga gambaran tentang bagaimana hubungan atau mungkin pengaruh dua/lebih variabel yang telah diteliti dapat diketahui.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 25, 2012 in Uncategorized

 

suju album” sexy, free & single”

Download Sexy Free and Single – Super Junior full album | Sexy Free and Single adalah album yang baru di rilis oleh boyband asal korea ‘Super Junior’ ini.

Sexy Free and Single

Anda dapat mendownload Sexy Free and Single secara gratis dan link download ini Sexy Free and Single full album se-paket gitu loh ^^

Sexy Free and Single full album

Download Sexy Free and Single full album banyak dicari-cari oleh ELF Indonesia bahkan ELF dunia.

Uda langsung simak cekidot link download Sexy Free and Single full album, di bawah ini:

MP3 Super Junior Sexy Free and Single full album

  1. Sexy, Free & Single | lirik lagu sexy free and single
  2. From U
  3. Gulliver
  4. Someday
  5. Now
  6. Rockstar
  7. Bittersweet
  8. Butterfly
  9. Day Dream
  10. A ‘Good’ bye

Super Junior Sexy, Free & Single Full Album, Link Download Lagu Terbaru SuJu. Lagu yang di rilis Super Junior merilis album keenam bertitle Sexy, Free & Single. Album ini berisi 10 track. Album Baru Super Junior yang ke 6 ini berisi 10 lagu. Di atas adalah link download Album Download Sexy Free and Single full album.

 

sumber : http://cek-info.blogspot.com/2012/07/download-sexy-free-and-single-super.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 4, 2012 in HIBURAN

 

Dongeng Cinderella

Di sebuah kerajaan, hiduplah seorang anak perempuan bersama ibu tiri dan kedua kakak tirinya. Anak perempuan ini sangat cantik dan baik hati. Sedangkan ibu dan kedua kakak tirinya sangatlah jahat. Mereka mempekerjakan anak perempuan ini di rumahnya sendiri. Setiap hari anak perempuan ini harus mengerjakan seluruh pekerjaan rumah. Ibu tirinya selalu membentaknya. Sementara kedua kakak tirinya selalu mengoloknya dan memanggilnya Cinderella yang artinya gadis kotor dan penuh debu. Menurut kedua kakak tirinya, itu adalah nama yang cocok untuk anak perempuan ini.

ibu dan kakak tiri Cinderella

Pada suatu hari datanglah pengawal kerajaan yang menyebarkan surat undangan pesta dari istana. Kedua kakak tiri Cinderella sangat senang, “Asyik… kita akan pergi dan berdandan secantik-cantiknya. Kalau Pangeran memilihku untuk menjadi ratunya, ibu pasti akan gembira.”. Ibu tiri Cinderella juga sangat senang dan berkata pada kedua putrinya, “Kalian harus berdandan secantik- cantiknya. Kalian harus menarik perhatian Pangeran agar jatuh cinta pada kalian.”.

Hari yang dinanti tiba. kedua kakak tiri Cinderella mulai berdandan dengan gembira. Mereka memulaskan pemerah pipi dan bibir di mana- mana. Mereka mengenakan gaun indah yang sudah dipersiapkan sebelumnya, mematut- matut diri di depan cermin, berputar- putar dan tertawa- tawa gembira. Ibu mereka pun tidak mau kalah. Dia turut membenahi pakaian mereka yang masih kurang, menambahkan perona wajah di pipi kedua anaknya, berharap Pangeran akan memilih salah satu anaknya.

Cinderella melihat mereka berdandan dan merasa sangat sedih. Dia ingin ikut mereka berpesta, tetapi ibu dan kedua kakak tirinya tidak mengijinkannya ikut ke pesta. “Baju pun kau tak punya, apa mau pergi ke pesta dengan baju sepert itu?”, kata kakak Cinderella.

Setelah semua berangkat ke pesta, Cinderella kembali ke kamarnya. Ia menangis sekeras-kerasnya karena hatinya sangat kesal. “Aku tidak bisa pergi ke istana dengan baju kotor seperti ini, tapi aku ingin pergi”. Cinderella menangis meratapi nasibnya. Dia menangis dan teringat pada ayahnya, “Andai saja Ayah masih ada, pasti aku akan dibelikannya gaun indah untuk pergi ke istana”.

Tiba- tiba muncullah seorang peri di depan Cinderella. “Cinderella, berhentilah menangis. Kau anak yang baik, Cinderella. Tidak seharusnya kau bersedih dan menangis. Tersenyumlah. Wajahmu akan bertambah cantik saat kau tersenyum,” kata peri tambun berbaju biru itu. Cinderella masih terisak sambil bersimpuh di lantai, “Bagaimana aku bisa tersenyum, duhai Peri. Aku ingin datang ke pesta bersama kakak- kakakku, tapi mereka tidak mengijinkanku datang ke pesta karena aku tidak memiliki baju yang pantas”. Peri tersenyum dengan sangat ramah, “Cinderella, bawalah empat ekor tikus dan dua ekor kadal”. Cinderella merasa bingung dengan permintaan peri, tetapi dia tetap melakukannya. Cinderella mengumpulkan tikus- tikus dan kadal- kadal di rumahnya.

Setelah semuanya dikumpulkan Cinderella, peri membawa tikus dan kadal tersebut ke kebun labu di halaman belakang. “Sim salabim!” peri berteriak sambil menebar sihir dari tongkat ajaibnya. Terjadilah suatu keajaiban. Tikus-tikus berubah menjadi empat ekor kuda, serta kadal-kadal berubah menjadi dua orang sais. Sebuah labu besar di kebun, berubah bentuk menjadi kereta berwarna emas. Yang terakhir, Cinderella berubah menjadi putri yang cantik, dengan memakai gaun yang sangat indah dan sepasang sepatu kaca.

cinderella

Karena gembiranya, Cinderella mulai menari berputar-putar dengan sepatu kacanya seperti kupu-kupu. Peri berkata, ”Cinderella, pengaruh sihir ini akan lenyap setelah lonceng pukul dua belas malam berhenti. Karena itu, pulanglah sebelum lewat tengah malam”. “Iya Peri. Aku akan pulang sebelum pukul dua belas malam. Terima kasih, Peri,” jawab Cinderella. Kereta kuda emas segera berangkat membawa Cinderella menuju istana.

Setelah tiba di istana, Cinderella langsung masuk ke aula istana. Begitu masuk, pandangan semua yang hadir tertuju pada Cinderella. Mereka sangat kagum dengan kecantikan Cinderella. “Cantiknya Putri itu. Putri dari negara mana ya?” gumam para hadirin. Akhirnya sang Pangeran datang menghampiri Cinderella. “Putri yang cantik, maukah Putri menari dengan saya?” pinta Pangeran sembari mencium tangan Cinderella. “Baiklah, Pangeran,” jawab Cinderella sambil mengangguk. Mereka berdua menari, berdansa berputar- putar dalam alunan musik, di bawah pandangan mata seluruh tamu yang hadir. Ibu dan kedua kakak Cinderella yang berada di situ merasa iri pada putri cantik tersebut dan mereka tidak menyangka kalau putri yang cantik itu adalah Cinderella.

cinderella

Pangeran terus berdansa dengan Cinderella. “Selama ini, saya mengidamkan wanita seperti Putri,” kata sang Pangeran. Karena bahagianya, Cinderella lupa akan waktu. Jam mulai berdentang 12 kali. Cinderella sangat terkejut, “Maaf Pangeran, saya harus segera pulang”. Cinderella menarik tangannya dari genggaman pangeran dan segera berlari ke luar istana. Di tengah jalan, sepatunya terlepas sebelah, tapi Cinderella tidak memperdulikannya, ia terus berlari. Pangeran mengejar Cinderella, tetapi ia kehilangan jejak Cinderella. Di tengah anak tangga, ada sebuah sepatu kaca kepunyaan Cinderella. Pangeran mengambil sepatu itu. “Aku akan mencarimu,” katanya bertekad dalam hati. Meskipun Cinderella kembali menjadi gadis yang penuh debu, ia amat bahagia karena bisa pergi ke pesta istana.

sepatu kaca tertinggal

Esok harinya, para pengawal yang dikirim Pangeran datang ke rumah-rumah yang memiliki anak gadis. Seluruh rumah di seluruh pelosok negeri didatangi untuk mencocokkan sepatu kaca dengan kaki mereka, tetapi tidak ada yang cocok. Sampai akhirnya para pengawal tiba di rumah Cinderella. “Kami mencari gadis yang kakinya cocok dengan sepatu kaca ini,” kata para pengawal. Kedua kakak Cinderella mencoba sepatu tersebut. Kakak pertama mencoba sepatu tersebut, tetapi kakinya terlalu besar. Dia memaksakan kakinya masuk dan sangat gembira saat kakinya dapat masuk ke sepatu kaca. Tetapi, saat kakak pertama berjalan, dia merintih kesakitan karena kakinya yang terlalu besar dipaksakan untuk masuk ke sepatu kaca mungil itu. Kakinya pun lecet di mana- mana. Lalu kakak pertama melepas sepatu kaca dan menyuruh adiknya mencoba. Kaki adiknya pun terlalu besar untuk sepatu kaca tersebut. Dia pun menyerah mencoba karena kesakitan.

pengawal dan cinderella

Pada saat itu, pengawal melihat Cinderella, “Hai kamu, cobalah sepatu ini!” katanya. Ibu tiri Cinderella menjadi marah, ”Tidak akan cocok dengan anak ini!” tetapi pengawal tetap menyuruh Cinderella mencoba sepatu tersebut. Kemudian Cinderella menjulurkan kakinya. Ternyata sepatu tersebut sangat cocok. Sangat pas dan tampak manis di kaki Cinderella. “Ah! Andalah Putri itu,” seru pengawal gembira. Ibu dan kedua kakak tiri Cinderella sangat marah dan iri pada Cinderella, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa- apa.

“Cinderella, selamat,” Cinderella menoleh ke belakang dan peri sudah berdiri di belakangnya. “Mulai sekarang hiduplah berbahagia dengan Pangeran. Sim salabim!” katanya. Begitu peri membaca mantranya, Cinderella berubah menjadi seorang putri yang memakai gaun pengantin. “Pengaruh sihir ini tidak akan hilang walau jam berdentang dua belas kali,” kata sang peri. Cinderella diantar oleh tikus-tikus dan burung yang selama ini menjadi temannya. Sesampainya di Istana, Pangeran menyambutnya sambil tersenyum bahagia. Akhirnya Cinderella menikah dengan Pangeran.

 

DONGENG PUTRI SALJU & PUTRI DUYUNG  silahkan Klik disini !!!

sumber : http://princessrapunah.wordpress.com/2012/02/19/dongeng-cinderella/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 4, 2012 in HIBURAN

 

MEMBUAT PROGRAM MENGHITUNG PERPANGKATAN BILANGAN BULAT

MEMBUAT PROGRAM MENGHITUNG PERPANGKATAN BILANGAN BULAT

 

Program ini dibuat untuk membantu kita dalam mencari nilai-nilai perpangkatan. Dengan program ini diharapkan dapat membantu mencari nilai-nilai perpangkatan.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

Langkah-1 :

Masukkan Obyek yang diperlukan ke dalam form, seperti gambar berikut :

 

Langkah-2 :

Aturlah Properti masing-masing Form/Obyek yang dipergunakan, dengan minimal memuat pengaturan sebagai berikut :

NO

FORM/OBYEK

PROPERTY

SETTING

1

FORM Name Frm_pangkat
Caption I GST AYU EKA ANGGARAENI (1432)

2

Label 1 Caption PERPANGKATAN BILANGAN BULAT
Font Kristen ITC, 18, Bold
ForeColor Pallet-Black

3

Label 2 Caption BILANGAN POKOK
Font Kristen ITC, 12, Bold
ForeColor Pallet-purple

4

Label 3 Caption PANGKAT
Font Kristen ITC, 12, Bold
ForeColor Pallet-purple

5

Label 4 Caption JAWABAN
Font Kristen ITC, 12, Bold
ForeColor Pallet-purple

6

Label5 Name Lbl_komentar
Caption KOMENTAR TERHADAP JAWABAN
Font Kristen ITC, 12, Bold
BackColor Pallet-Black

7

Text1 Name Txt_bilsatu
Font Kristen ITC, 12, Bold
Text <kosongkan>

8

Text2 Name Txt_bildua
Font Kristen ITC, 12, Bold
Text <kosongkan>

9

Text3 Name Txt_bilhasil
Font Kristen ITC, 12, Bold
Text <kosongkan>

10

Image1 Name Img_depan
Picture <Loadpicture>
Stretch True

11

Image2 Name Img_belakang
Picture <Loadpicture>
Stretch True

12

Image3 Name Img_depan
Picture <Loadpicture>
Stretch True

13

Command1 Name cmd_mulai
Caption MULAI
Font Kristen ITC, 12, Bold

14

Command2 Name cmd_koreksi
Caption KOREKSI
Font Kristen ITC, 12, Bold

15

Command3 Name cmd_lagi
Caption LAGI
Font Kristen ITC, 12, Bold

16

Command4 Name cmd_selesai
Caption SELESAI
Font Kristen ITC, 12, Bold

 

Langkah-3 :

Ketikkan code program sebagai berikut :

 

Option Explicit

Public Bil_1, BIL_2, JAWABAN, JUMLAH As Integer

Private Sub Cmd_mulai_Click()

Randomize

Bil_1 = Int(Rnd * 10) + 1

BIL_2 = Int(Rnd * 5) + 1

Txt_bilsatu.Text = Bil_1

Txt_bildua.Text = BIL_2

Txt_bilhasil.SetFocus

Cmd_mulai.Enabled = False

End Sub

Private Sub cmd_koreksi_Click()

JUMLAH = Txt_bilsatu ^ Txt_bildua

JAWABAN = Val(Txt_bilhasil.Text)

If JAWABAN = JUMLAH Then

Lbl_komentar.Caption = “HORE,,,,, JAWABAN ANDA BENAR ”

Else

Lbl_komentar.Caption = ” JAWABAN SALAH,,,,, YANG BENAR ADALAH ” & JUMLAH

End If

End Sub

Private Sub Cmd_lagi_Click()

Randomize

Bil_1 = Int(Rnd * 10) + 1

BIL_2 = Int(Rnd * 5) + 1

Txt_bilsatu.Text = Bil_1

Txt_bildua.Text = BIL_2

Txt_bilhasil.Text = Empty

Lbl_komentar.Caption = Empty

Txt_bilhasil.SetFocus

End Sub

Private Sub Cmd_selesai_Click()

End

End Sub

Langkah-4:

 

Kita juga dapat menambahkan warna dengan mengklik Forecolor dan juga kita bisa menambahkan gambar untuk mempercantik tampilan. Dan jika semua kode telah dimasukkan dan tampilan telah dihias, maka akan diperoleh hasil seperti tampilan dibawah ini:

Untuk mendapatkan program ini, silakan Donload di sini

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 8, 2012 in TUGAS

 

Pemanfaatan MS.EXCEL Sebagai Media Pembelajaran Matematika

Abtrak

Microsoft Excel merupakan sebuah program untuk memanipulasi lembar kerja elektronis. Mengapa disebut lembar kerja elektronis karena terdiri dari lajur kolom dan lajur baris. Microsoft Excel adalah lembar kerja (worksheet) yang berguna untuk perhitungan, analisis, pembuatan grafik, dan manajemen database. Cara mengoperasikan Microsoft Excel hampir sama Microsoft Word. Karena Microsoft Excel merupakan satu rumpun dalam Microsoft Office.

Untuk mengaktifkan program Microsoft Excel, caranya adalah Klik menu Start → All Program → pilih dan klik  Mikrosoft Excel. Atau klik 2x pada lambang  (mikrososof Excel) pada dektop. Untuk mengakhiri Klik tanda silang (cross), atau pilih menu file → exit(Alt+F4)

Sebelum kita masuk kedalam materi pokok, mari kita mengenal jendela Excel.

Ternyata Microsoft Excel dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menjelaskan  materi pelajaran  matematika. Fasilitas pada Microsoft Excel yang berguna untuk mengolah angka-angka dengan rumus disebut dengan formula. Operator matematika yang biasa digunakan adalah pangkat(^), perkalian(*), pembagian(/), penambahan(+) dan pengurangan(-).Nah, kali ini kita akan membahas  mengenai pemanfaatan Microsoft Excel sebagai media pembelajaran matematika yaitu menyangkut materi Perpangkatan Bilangan Bulat.

Ilustrasinya ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Misalkan ketika seseorang ingin membeli apartemen mewah dengan harga 1 milyar rupiah. Jika kita bawa kedalam matematika 1 milyar = 1.000.000.000. Jika kita pikirkan lagi ternyata penulisan jumlah tersebut terlalu panjang, maka kita dapat mengubahnya ke dalam bentuk baku 1 x 109.

a.      Pengertian Pangkat Positif Bilangan Bulat

Dalam penjumlahan bilangan ada proses penjumlahan berulang yang penulisannya sebagai berikut:

3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 5 x 3

Begitu pula dengan perkalian ,juga ada proses perkalian berulang yang penulisannya sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

Nah, setelah kita mengetahui pengertian mengenai bilangan berpangkat. Sekarang kita akan mencoba mencari berapa hasil perpangkatan bilangan bulat dengan memanfaatkan program Microsoft Excel. Caranya adalah

  • Bukalah program Microsoft Excel 2003/2007
  • Kemudian pada cell A1 kita akan mengetik judul yaitu PERPANGKATAN BILANGAN BULAT
  • Di cell A3 kita ketik No, B3 kita ketik Angka, C3 kita ketik Pangkat, dan  D3 kita ketik Jumlah
  • Kemudian isi angka dan pangkat dimasing-masing cell. Dan pada cell D4 kita buat rumus seperti berikut “ =B4^C4 “.  Untuk soal-soal seperti di bawah ini:

252 =….                               153 =….                           57     =….

Jika kita ubah dengan menggunakan Microsoft Excel.Maka hasilnya akan menjadi seperti dibawah ini. Seret cell D4 kebawah untuk hasil di D5 dan D6

b.      Sifat – sifat Bilangan Pangkat Bulat Positif

Sifat 1 :  Perkalian bilangan berpangkat

Jika a bilangan riil dan m, n bilangan bulat positif, makaDengan cara yang sama rumus diatas dapat dirubah ke dalam microsoft Excel dengan formula =B4^C4*B4^D4, maka hasilnya seperti dibawah ini:

Sifat 2:   Pembagian bilangan berpangkat

Jika a bilangan riil dan m, n bilangan bulat positif, maka

Dengan , dan m > n

Dengan cara yang sama rumus diatas dapat dirubah ke dalam microsoft Excel dengan formula =B4^C4/B4^D4, maka hasilnya seperti dibawah ini:

Sifat 3 :  Perpangkatan bilangan berpangkat

Jika a  bilangan dan m, n bilangan bulat positif, maka

Dengan cara yang sama rumus diatas dapat dirubah ke dalam microsoft Excel dengan formula =(B4^C4)^D4, maka hasilnya seperti dibawah ini:

Sifat 4 :  Perpangkatan pada perkalian bilangan

Jika a, b adalah bilangan riil dan m bilangan bulat positif, maka

Dengan cara yang sama rumus diatas dapat dirubah ke dalam microsoft Excel dengan formula =(B4*C4)^D4, maka hasilnya seperti dibawah ini:

Sifat 5 : Perpangkatan dari hasil bagi dua bilangan

Jika a, b adalah bilangan riil dan m bilangan bulat positif, makaDengan cara yang sama rumus diatas dapat dirubah ke dalam microsoft Excel dengan formula =(B4/C4)^D4, maka hasilnya seperti dibawah ini:


Mencari nilai perpangkatan dengan cara seperti diatas, akan sangat membantu kita dalam mencari nilai-nilai perpangkatan suatu bilangan. Kerena seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar siswa itu hanya dapat menghafal perpangkatan dua dan tiga, tetapi jika kita bisa menggunakan program Microsoft Excel ini kita dapat mencari hasil suatu bilangan yang pangkatnya lebih dari tiga. Semoga ini dapat membantu memberikan inspirasi bagi anda semua. Selamat Mencobanya ya……

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 in TUGAS

 

Karton Bekas Sebagai Media Belajar Matematika

Dalam pembelajaran matematika kita mengenal berbagai macam alat peraga dan permainan yang bertujuan memudahkan dan menyenangkan para siswa untuk mempelajari matematika.

A.Klasifikasi media : Anda pasti berfikir, bagaimana cara menggunakan barang bekas dapat digunakan sebagai media belajar. Hal ini tak sesulit yang di bayangkan, dalam pembelajaran matematika alat peraganya atau permainan matematika bisa saja dibuat dari barang bekas. Semua ini hanya memerlukan kekreatifan seorang pengajar dalam merancang suatu media untuk membuat matematika itu menyenangkan. Sebagai contoh : kaleng bekas, karton bekas, kotak bekas, dan lain-lainnya semuanya bisa dijadikan media pembelajaran.
Sebagai contoh, permainan puzzle bangun datar dengan menggunakan karton bekas

B.Fungsi  : Fungsi alat ini adalah untuk membantu memudahkan siswa SD (terutama anak-anak kelas 1 dan 2 ) mengenal berbagai bentuk bangun datar beserta namanya. Selain itu siswa juga diajak untuk dapat memanfaatkan barang bekas yang berada di sekitar kita.

C.Manfaat : Anak didik akan menjadi lebih paham karena ia mendapat contoh yang nyata mengenai bangun datar.Dengan kata lain, mereka tidak menghayal lagi mengenai bagaimana bentuk persegi(misalnya) tetapi dapat menunjuk secara langsung benda yang berbentuk persegi..

D.Cara membuat :
Read More…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 in TUGAS

 

Komponen Ekosistem

Mahluk hidup dengan lingkungannya merupakan suatu kesatuan fungsional yang tidak dapat dipisahkan. Hubungan timbale balik antara mahluk hidup dengan lingkungannya disebut ekosistem.  Ekosistem tersusun dari komponen biotik (berbagai mahluk hidup) dan komponen abiotik. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik komponen biotik  dan abiotik dalam ekosistem disebut ekologi. Dalam suatu ekosistem, hubungan antar komponen berlangsung sangat erat dan saling mempengaruhi. Oleh karena itu, gangguan atau kerusakan pada salah satu komponen dapat menyebabkan kerusakan seluruh ekosistem. Manusia merupakan komponen  ekosistem yang dapat berpotensi sebagai penyelamat dan perusak ekosistem.

Komponen Ekosistem

  1. 1.       Komponen Abiotik

Komponen abiotik menyediakan tempat hidup, makanan, dan kondisi yang diperlukan oleh komponen biotic, sehingga komposisi komponen abiotik sangat mempengaruhi jenis komponen biotic yang dapat hidup. Komponen abiotik yang mempengaruhi komponen biotik dalam suatu ekosistem antara lain air, tanah, suhu, cahaya matahari, udara, kelembapan,dan keasaman(pH)
Yuk Baca Selanjutnya ^_^

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 16, 2012 in SAINS